ILMU YANG BERMANFAAT ADALAH SALAH SATU AMAL JARIAH KITA

Tampilkan postingan dengan label kesempatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesempatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Desember 2012

Persiapan dan Kesempatan


Di dalam hidup dan kehidupan, yang pertama dan utama sekali buatlah persiapan-persiapan dan persiapan sebelum datang KESEMPATAN. Bila datang kesempatan dan ternyata belum ada persiapan akan membut diri kecewa dan penyesalan yang tak habis-habisnya, karena kesempatan tidak akan pernah datang untuk ke dua kalinya.

1. 1. Persiapan Diri (Qs Ar-Ra’d: 11)

إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلاَ مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَال… “…sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yangdapat menolaknya dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”

Ucapan Allah yang suci ini, menjelaskan bahwa Ia telah berlakukan hukum sebab-akibat, yang bergantung dari setiap hamba secara individual untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi dirinya, untuk orang lain dan alam sekitarnya.


2. 2. Allah telah Persiapkan Amanah berbagai sarana dan prasarana yang sangat memadai, apabila dimanfaatkan sebenar-benarnya akan terlaksana sebagaimana yang diharapkan. Dalam berusaha, belajar dan berdo’a haruslah orientasinya mengutamakan akhirat.

(Qs .ali Imran: 159) فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّهِ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ …

“…dan kemudian apabila telah membulatkan tekad bertawakallah kepada Allah, karena Allah sesungguhnya menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya”


Kegigihan dan semangat yang tinggi di iringi tekad penuh tawakal sepenuh hati adalah kunci beribadah dan berakidah kepada Allah SWT, dengan harapan menempuh proses perkembangan jalan hidup “Berjalan dan Berakhir dengan kemuliaan”.


3. 3. Allah Mengingatkan (Qs.At-Tharim: 6)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Hai orang-orang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat yang kasar lagi keras”.


Ayat di atas tiada lain Allah mengingatkan agar umat manusia hanya berusaha, bermohon, berharap dan berdo’a untuk mendapatkan petunjuk dan hidayah dari Allah SWT, karena dengan petunjuk dan hidayah-Nya lah segala dapat berjalan dan terlaksana sebagai mana yang diharapkan.

Siapkanlah persiapan sebelum datang kesepatan. Tidak ada yang tahu akan masa depan, bagaimana dan apa yang akan aku lakukan. Tapi ingat !!! aku yang sekarang mengambarkan aku yang akan mendatang, apa yang aku lakukan sekarang tidak jauh dari apa yang aku lakukan di masa yang akan datang. Siapkanlah persiapan-persiapan agar menjadi Insan yang bermanfaat dan bermartabat yang selamat di Dunia maupun di akhirat. AMIN…

Jumat, 23 Maret 2012

IRI, SEDIH, JENGKEL.

 



kesedihanku akan kehilanganmu membuat dirku sangat depresi.
kadang akukuat, kadang aku lemah untuk menerima kenyataan
bahwa engkau memang telah pergi dari hidupku.

aku tidak bisa menipu diriku , kalau aku sangat membutuhkanmu.
kau terlalu cepat pergi dariku,
sampai-sampai akupun tidak tau rasa kecupan bibirmu,
dan aku tidak tau bagaimana rasanya akan eratnya  pelukanmu.

iri, sedih, jengkel,
iri terkadang diriku melihat orang yang bisa merasakan
apa yang tidak bisaku rasakan ,
aku jengkel, padahal mereka memiliki apa yang tidakku miliki,
tetapi mereka tidak mensyukurinya,
dan aku sedih, ketika aku memikirkan dirimu di dalam kesendirianku.

Sabtu, 17 Maret 2012

“ Kebenaran Sekalipun di Persentasikan dengan Logika yang Sederhana Akan Tetep Lebih Unggul, Dibandingkan dengan Kebatilan Meskipun di Kemas dengan Logika yang Sangat Canggih “


Allah SWT Menciptakan Bumi Beserta Isinya Ialah Diperuntukan Kepada Manusia.
            Hubungan manusia dengan dengan Alam dan mahluk selain manusia di bumi ini adalah menjadi Khlifah. Manusia dipercayai oleh Allah SWT menjadi khalifa di muka bumi ini adalah untuk mengontrol dan menjaga kelestarian Alam beserta isinya. Tetapi hubungan manusia dengan Allah adalah HAMBA, dan segala sesuatu yang di muka bumi ini kelak di akhirat akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Dan hubungan manusia dengan manusia adalah mitra.
            Yang menjadi masalahnya adalah tidak sedikit manusia menganggap rendah dan meremehkan kedudukan manusia yang lainnya. Mereka selalu berusaha menjatuhkan orang lain hanya untuk kepentingan mereka sendiri yaitu menjadi manusia yang lebih hebat, kuat dan terkaya di muka bumi ini. Mereka melupakan kemitraan sesama manusia dan mereka juga lupa bahwasanya sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk manusia yang lain, yaitu selalu berbuat baik dan mementingkan kepentingan masyarakat.
            Dan milik Allah apa yang ada di Langit dan apa yang ada bumi, dan hanya kepada Allah lah urusan kembali ( 41: 43 ). Dan Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka.
            Tidak lah sama kejahatan di hadapan Allah SWT walupun telah di rencakan sebaik dan seindah mungkin di mata orang banyak, dengan kebaikan untuk di jalan Allah walaupun sangat jelek di mata orang banyak. Tetapi sebagai manusia marilah kita menolak setiap kejahatan dengan cara yang baik.